Pesan Tegas dari Datok Adat: Jangan Bakar Lahan, Jaga Masa Depan!

Tangkapan layar dari video (Tri Aprianto). 

RIAUTODAYS, Lubuk Besar – Kepala Desa Lubuk Besar yang juga menjabat sebagai Ketua APDESI Kecamatan Kemuning, Kabupaten Indragiri Hilir sekaligus Datok Penghulu Adat Lubuk Besar, Tri Aprianto menyampaikan himbauan tegas kepada masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar.

Himbauan tersebut disampaikan melalui sebuah video yang beredar di tengah masyarakat. Dalam penyampaiannya, ia menegaskan bahwa praktik pembakaran lahan tidak hanya merusak lingkungan, tetapi juga berpotensi menimbulkan bencana kabut asap yang merugikan banyak pihak.

Dengan nada serius, ia mengajak seluruh masyarakat untuk lebih bijak dalam mengelola lahan serta menghindari cara-cara yang melanggar aturan dan membahayakan lingkungan sekitar.

“Jangan membuka lahan dengan cara membakar, karena dampaknya sangat besar bagi kita semua,” tegasnya dalam video tersebut, Minggu (5/4/2026).

Sebagai Ketua APDESI dan tokoh adat, ia juga menekankan pentingnya menjaga alam sebagai warisan bersama. Ia mengingatkan bahwa tindakan pembakaran lahan dapat berujung pada konsekuensi hukum serta merusak kesehatan dan aktivitas masyarakat luas.

Lebih lanjut, ia mengajak seluruh pihak, mulai dari pemerintah, aparat desa, hingga masyarakat, untuk saling mengingatkan, memberikan edukasi dan bekerja sama dalam mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Himbauan ini mendapat perhatian dari warga, terutama menjelang musim kemarau yang rawan terjadinya kebakaran. Diharapkan, kesadaran masyarakat semakin meningkat sehingga kejadian karhutla dapat dicegah dan lingkungan tetap terjaga dengan baik.

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama

Maret

Maret

Formulir Kontak