Turut hadir dalam kegiatan ini Kepala Dinas Ketahanan Pangan Dr. Yuli Usman, M.Ag., Kepala Bagian Ekonomi Purwoko, perwakilan Bulog Kampar Dani Permana, Camat Kampar Utara yang diwakili Sekretaris Camat Rosmiati, S.H., serta Kepala Desa yang diwakili Sekretaris Desa Sawah Suherdi, S.Sy.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Kampar menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Badan Pangan Nasional (Bapanas) dan Perum Bulog atas terselenggaranya program bantuan pangan tersebut.
Ia menegaskan bahwa program ini merupakan bagian dari kebijakan nasional untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok.
“Pemerintah hadir untuk memastikan masyarakat tidak kesulitan dalam memenuhi kebutuhan pokok. Bantuan ini bukan sekadar bentuk perhatian, tetapi juga komitmen untuk menjaga stabilitas pangan dan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan masyarakat agar bijak dalam memanfaatkan bantuan yang diterima serta terus menjaga semangat gotong royong dan kebersamaan.
“Mari kita jadikan momentum ini sebagai penguat solidaritas sosial. Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri, dukungan masyarakat sangat penting dalam menjaga ketahanan pangan daerah,” tambahnya.
Lebih lanjut, Misharti berharap program ini sejalan dengan visi dan misi “Kampar di Hati” serta mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan menjaga ketahanan pangan daerah.
Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Dr. Yuli Usman, M.Ag., menjelaskan bahwa bantuan sembako dari Bapanas yang disalurkan melalui Perum Bulog merupakan bagian dari program stimulus ekonomi.
Bantuan ini berupa beras dan minyak goreng yang ditujukan bagi keluarga prasejahtera.
“Program ini bertujuan untuk menurunkan angka kemiskinan, mengendalikan inflasi, serta menjaga daya beli masyarakat di tengah dinamika harga pangan,” jelasnya.
Penyaluran bantuan dilakukan secara bertahap sepanjang tahun, dengan mekanisme verifikasi menggunakan KTP atau kartu penerima di tingkat desa dan kelurahan guna memastikan bantuan tepat sasaran.
Bantuan tersebut akan disalurkan ke seluruh desa di 21 kecamatan di Kabupaten Kampar. Untuk tahap awal, Penerima Bantuan Pangan (PBP) bulan Februari dan Maret menerima bantuan masing-masing berupa 10 kilogram beras dan 2 liter minyak goreng per bulan.
Khusus di Desa Sawah, Kecamatan Kampar Utara, jumlah penerima bantuan tercatat sebanyak 401 kepala keluarga (KK). (*/R)
