Kegiatan ini bertujuan untuk menyelaraskan perencanaan pembangunan daerah sekaligus memperkuat upaya pencegahan dan penanganan stunting secara terpadu.
Rembuk Stunting merupakan forum musyawarah untuk membahas, merumuskan, serta menyusun strategi percepatan penurunan stunting, sedangkan Pra Musrenbang berfokus pada identifikasi kebutuhan dan aspirasi masyarakat, pengumpulan serta penentuan prioritas usulan pembangunan desa yang akan dibawa ke Musrenbang tingkat selanjutnya.
Kegiatan tersebut melibatkan berbagai pemangku kepentingan di tingkat kecamatan, mulai dari pemerintah kecamatan, kepala desa dan lurah, kader kesehatan, tokoh masyarakat, hingga tenaga kesehatan, guna menghasilkan komitmen bersama, rencana aksi konkret, serta penyusunan anggaran yang terintegrasi.
Turut hadir dalam kegiatan ini Camat Tembilahan Hulu Denny Sastriyanto, S.Sos, Kapolsek Tembilahan Hulu AKP Anra Nosa, SH, MH, Danramil Tembilahan, seluruh Kepala Desa dan Lurah se-Kecamatan Tembilahan Hulu, para kader, petugas Puskesmas setempat, serta undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Camat Tembilahan Hulu Denny Sastriyanto, S.Sos menyampaikan bahwa terdapat beberapa pilar utama dalam percepatan penurunan stunting, di antaranya komitmen dan visi kepemimpinan tingkat tertinggi, kampanye nasional dan komunikasi perubahan perilaku, konvergensi, koordinasi, dan konsolidasi program lintas sektor dan lintas tingkatan, penguatan gizi dan ketahanan pangan, serta pemantauan dan evaluasi untuk meningkatkan akuntabilitas dan kualitas layanan.
Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh pemangku kepentingan dapat bersinergi dalam menyusun perencanaan pembangunan yang tepat sasaran serta mendukung terwujudnya generasi yang sehat dan berkualitas. (*/R)
