Hal ini menyusul munculnya keluhan dari pelanggan yang merasa dirugikan akibat buruknya kualitas perbaikan dan dugaan ketidaksesuaian suku cadang yang digunakan.
Kekecewaan tersebut mencuat setelah salah seorang konsumen membeberkan pengalamannya kepada awak media, Senin (27/04/2026).
Ia mengaku kecewa lantaran sepeda motor yang baru saja selesai diservis justru kembali mengalami kerusakan dalam waktu singkat.
"Saya servis motor di sana, namun baru beberapa hari dipakai sudah rusak lagi. Pihak bengkel mengklaim menggunakan suku cadang asli Honda, tetapi faktanya komponen tersebut sangat cepat rusak. Ini sangat mengecewakan," ungkap sumber tersebut kepada media ini.
Minim Respons dan Edukasi Publik
Selain masalah teknis, konsumen juga menyayangkan sikap manajemen CV Surya Kuansing yang terkesan menutup diri.
Hingga saat ini, upaya konfirmasi yang dilakukan oleh pelanggan terkait kegagalan servis tersebut belum mendapatkan respons maupun solusi konkret dari pihak pengelola.
Atas kejadian ini, masyarakat diimbau untuk lebih selektif dan waspada dalam memilih tempat perawatan kendaraan. Transparansi mengenai keaslian suku cadang dan jaminan garansi servis menjadi poin krusial yang harus diperhatikan agar kerugian serupa tidak menimpa pelanggan lain.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak CV Surya Kuansing belum memberikan keterangan resmi terkait keluhan pelanggan tersebut.
Redaksi masih terus berupaya menghubungi pihak manajemen untuk memberikan ruang klarifikasi demi keberimbangan informasi sesuai dengan kode etik jurnalistik.(Boy)
