Direktur RSUD Raja Musa Sungai Guntung Tegaskan Komitmen Dukung Eliminasi TB, HIV, dan Malaria di Inhil


RIAUTODAYS, TEMBILAHAN – Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Raja Musa Sungai Guntung, dr. Ronny Lesmana, menghadiri Pertemuan Koordinasi dan Advokasi dalam Upaya Pencegahan dan Pengendalian AIDS, Tuberkulosis (TB), dan Malaria (ATM) yang diselenggarakan Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir melalui Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DKP2KB) di Aula Hotel Harmona Inn, Tembilahan.

Kegiatan yang berlangsung pada 22–24 Juli 2026 ini merupakan bagian dari langkah strategis Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir dalam mempercepat pencapaian target eliminasi TB dan HIV pada tahun 2030 serta memperkuat pengendalian malaria melalui sinergi lintas sektor.

Pertemuan tersebut diikuti oleh 88 peserta, terdiri atas para camat se-Kabupaten Indragiri Hilir, direktur rumah sakit, pengelola program TB dari seluruh RSUD, kepala UPTD Puskesmas, serta pengelola program TB dari 31 puskesmas di Kabupaten Indragiri Hilir.

Kehadiran dr. Ronny Lesmana menjadi wujud komitmen Rumah Sakit Raja Musa Sungai Guntung dalam mendukung kebijakan pemerintah daerah untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan, khususnya dalam pencegahan, penemuan kasus, pengobatan, dan pengendalian penyakit menular.

Saat dimintai tanggapan oleh awak media, dr. Ronny menegaskan bahwa forum koordinasi tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat kolaborasi antara fasilitas pelayanan kesehatan dengan pemerintah daerah.

"Pertemuan ini bukan sekadar agenda koordinasi, tetapi menjadi ruang untuk menyatukan komitmen dan strategi dalam menghadapi tantangan penyakit menular. Rumah Sakit Raja Musa siap mendukung penuh program Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir melalui penguatan layanan, peningkatan deteksi dini, pendampingan pasien, serta kolaborasi yang lebih erat dengan puskesmas dan seluruh pemangku kepentingan. Kami optimistis, dengan kerja sama yang solid, target eliminasi TB dan HIV tahun 2030 dapat tercapai," ujar dr. Ronny Lesmana.

Ia juga menegaskan bahwa keberhasilan program eliminasi TB, HIV, dan pengendalian malaria tidak dapat dicapai oleh satu institusi saja.

"Keberhasilan program eliminasi TB, HIV, dan pengendalian malaria membutuhkan keterlibatan seluruh elemen, mulai dari pemerintah, tenaga kesehatan, hingga masyarakat. Dengan kolaborasi yang kuat, kita dapat mewujudkan derajat kesehatan masyarakat yang lebih baik," tutupnya.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir berharap koordinasi antarlembaga semakin kuat sehingga program pencegahan dan pengendalian penyakit dapat berjalan lebih efektif, terintegrasi, dan memberikan manfaat nyata bagi peningkatan derajat kesehatan masyarakat. (*/R)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama

Formulir Kontak