RIAUTODAYS, Indragiri Hilir — Komunitas Serambi Aksara Indragiri akan melaksanakan kegiatan Seminar & Diskusi dengan tema “Perempuan dan Ruang Aman dalam Kehidupan Sosial Hari Ini” serta mengangkat judul “Merawat Ruang Aman bagi Perempuan: Antara Tradisi, Persepsi, dan Zaman.”
Kegiatan ini menjadi bentuk kepedulian anak muda terhadap isu perempuan, ruang sosial yang aman, serta pentingnya membangun kesadaran bersama di tengah masyarakat, khususnya di Kabupaten Indragiri Hilir.
Di tengah perkembangan zaman dan perubahan sosial yang semakin cepat, perempuan masih menghadapi berbagai bentuk diskriminasi, tekanan sosial, hingga kekerasan verbal maupun nonverbal.
Karena itu, ruang diskusi seperti ini diharapkan menjadi wadah refleksi, edukasi, dan penguatan literasi sosial bagi masyarakat dan generasi muda.
Sebagai komunitas literasi dan ruang intelektual anak muda, Serambi Aksara Indragiri memandang bahwa isu perempuan bukan hanya persoalan perempuan semata, tetapi persoalan kemanusiaan yang membutuhkan perhatian bersama.
Kegiatan ini juga menjadi bentuk dukungan moral dan sosial terhadap perempuan serta anak muda di Indragiri Hilir agar memiliki ruang yang aman untuk belajar, bertumbuh, berkarya, dan menyampaikan pendapat tanpa rasa takut.
Seminar dan diskusi ini akan menghadirkan dua pemateri yang aktif di bidang pendidikan, sosial, hukum, dan pemberdayaan perempuan.
Pemateri pertama adalah Dr. Titin Triana, seorang akademisi, dosen, dan praktisi hukum yang aktif dalam pendampingan kasus perempuan dan anak di Kabupaten Indragiri Hilir.
Beliau juga terlibat dalam berbagai lembaga advokasi hukum dan pemberdayaan perempuan, seperti forum perlindungan perempuan dan anak serta lembaga konsultasi kesejahteraan keluarga.
Dedikasinya di bidang sosial dan pendidikan telah mengantarkan beliau menerima berbagai penghargaan sebagai perempuan inspiratif, tokoh pendidikan, dan pendamping perempuan serta anak di Provinsi Riau.
Pemateri kedua adalah Nurlatipah, akademisi muda dan pegiat literasi yang aktif dalam penelitian pendidikan, kajian sosial keislaman, dan isu perempuan.
Beliau merupakan Magister Pendidikan Bahasa Arab lulusan UIN Maulana Malik Ibrahim Malang yang aktif dalam berbagai konferensi ilmiah nasional maupun internasional.
Selain aktif di dunia akademik, beliau juga dikenal sebagai pelatih syarhil Qur’an, pengajar, dan pegiat pendidikan perempuan muda melalui ruang literasi dan kajian intelektual.
Melalui kegiatan ini, Serambi Aksara Indragiri berharap lahir ruang-ruang diskusi yang lebih sehat, terbuka, dan berpihak pada nilai kemanusiaan, sehingga generasi muda mampu menjadi bagian dari lingkungan sosial yang aman, suportif, dan saling menghargai. (*/R)

