“Siang Bapacu, Malam Mangaji”: Panitia Pacu Jalur Rayon II Teluk Kuantan Resmi Terbentuk


RIAUTODAYS, TELUK KUANTAN – Semangat pelestarian budaya dan religiusitas bersatu di Kabupaten Kuantan Singingi. 

Menyongsong perhelatan akbar Pacu Jalur yang bersempena dengan pelaksanaan MTQ Nasional tingkat Provinsi Riau, Panitia Pacu Jalur Rayon II resmi dibentuk melalui rapat formatur yang digelar di Sekretariat KONI Kuansing, Kamis (07/04/2026).

Rapat yang dimulai tepat pukul 14.00 WIB ini berlangsung khidmat dan penuh kekeluargaan. 

Pertemuan tersebut dihadiri langsung oleh Ketua KONI Kuansing, perwakilan kepala desa, tokoh masyarakat yang bertindak sebagai tim formatur, serta perwakilan pemerintahan kecamatan.

Nahkoda Baru untuk Kesuksesan Event
Dalam musyawarah tersebut, Indra Sukri dipercaya untuk menahkodai kepanitiaan sebagai Ketua Panitia. 

Beliau akan didampingi oleh Elpi Satriadi sebagai Sekretaris, dan Herlianto yang memimpin Seksi Gelanggang, beserta jajaran seksi lainnya yang telah tersusun rapi.

Terbentuknya struktur kepanitiaan ini menjadi langkah awal yang krusial. Fokus utama panitia setelah ini adalah membangun koordinasi yang solid dengan seluruh stakeholder terkait guna memastikan event budaya ini berjalan tanpa kendala.

Filosofi Unik: “Siang Bapacu, Malam Mangaji”. Ada yang istimewa dari perhelatan Rayon II kali ini. Mengingat pelaksanaannya berdekatan dengan momentum MTQ Nasional Provinsi Riau, panitia mengusung motto yang sangat menyentuh akar budaya masyarakat Kuansing: 

“Siang Bapacu, Malam Mangaji”.

Motto ini mencerminkan keseimbangan antara semangat kompetisi tradisional yang membara di siang hari (Pacu Jalur) dan ketaatan spiritual di malam hari (mengaji/ibadah). Perhelatan ini direncanakan akan berlangsung selama tiga hari, yakni pada tanggal 27 hingga 29 Juni 2026.

Harapan Besar Masyarakat

Ketua KONI bersama para tokoh masyarakat yang hadir menaruh harapan besar pada panitia yang baru terpilih. Dengan komposisi panitia yang diisi oleh orang-orang yang berkompeten di bidangnya, diharapkan koordinasi lintas sektor dapat terjalin kuat.

"Harapan kita bersama, panitia dapat bekerja keras dan bersinergi demi menyukseskan acara ini. Ini bukan sekadar perlombaan, tapi marwah daerah yang harus kita jaga, apalagi bersempena dengan kegiatan religi tingkat provinsi," ujar salah satu perwakilan tim formatur di sela-sela rapat.

Kini, dengan kepanitiaan yang telah sah terbentuk, masyarakat Kuantan Singingi menantikan kemeriahan Pacu Jalur Rayon II yang diprediksi akan menjadi salah satu magnet pariwisata dan budaya terbesar di tahun 2026. (*/R/RR) 

Detail Acara:
Event: Pacu Jalur Rayon II (Bersempena MTQ Nasional Provinsi Riau)
Tanggal Pelaksanaan: 27 - 29 Juni 2026
Lokasi: Teluk Kuantan
Motto: Siang Bapacu, Malam Mangaji

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama

Maret

Maret

Formulir Kontak