Polsek Reteh Bersama Tim Gabungan Berjibaku Jinakkan Karhutla di Dua Lokasi


RIAUTODAYS, RETEH – Polsek Reteh bersama personel TNI, BPBD Kabupaten Indragiri Hilir, Damkar Kecamatan Reteh dan Masyarakat Peduli Api (MPA) melaksanakan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di dua lokasi wilayah Kecamatan Reteh, Kabupaten Indragiri Hilir, Minggu (23/8/2026).

Kegiatan diawali dengan apel persiapan verifikasi titik hotspot yang terpantau melalui Dashboard Lancang Kuning (DLK) sekitar pukul 08.40 WIB. Tim gabungan kemudian bergerak menuju lokasi untuk melakukan verifikasi sekaligus pemadaman dan pendinginan.

Dua lokasi yang menjadi sasaran penanganan yakni Parit 02 Kelurahan Pulau Kijang dan Parit 09 Desa Pulau Kecil.

Di Parit 02 Kelurahan Pulau Kijang, kegiatan melibatkan 8 personel Polri, 4 personel TNI, 3 personel Damkar Kecamatan Reteh serta 15 anggota MPA.

Sementara di Parit 09 Desa Pulau Kecil, penanganan melibatkan 3 personel Polri, 2 personel TNI, 8 personel BPBD Kabupaten Inhil dan 6 anggota MPA.

Secara keseluruhan, sebanyak 49 personel gabungan dikerahkan dalam kegiatan penanganan karhutla tersebut.

Medan Gambut Jadi Tantangan

Dalam proses pemadaman, petugas menghadapi sejumlah kendala di lapangan. Di Parit 02, jarak dari Mako Polsek Reteh menuju lokasi mencapai sekitar 20 kilometer. Selain itu, sumber air berada sekitar 500 meter dari titik lahan terbakar dan sebagian besar medan berupa semak belukar.

Sedangkan di Parit 09 Desa Pulau Kecil, jarak tempuh dari Mako Polsek Reteh sekitar 35 kilometer. Karakteristik lahan berupa tanah gambut dengan kedalaman tertentu dan terdapat tanaman pinang produktif.

Kondisi tersebut membuat petugas melakukan pemadaman secara bertahap sekaligus pendinginan guna mencegah munculnya kembali titik api.

Untuk membantu pemantauan, Polsek Reteh juga berkoordinasi dengan masyarakat yang memiliki drone di Kelurahan Pulau Kijang. Pemantauan udara dilakukan untuk mengetahui kondisi area terbakar dan membantu memperkirakan luas lahan yang terdampak.

Berdasarkan hasil pemantauan sementara, luas lahan yang terbakar diperkirakan sekitar 2 hektare.

Pemadaman Dilanjutkan

Kapolsek Reteh Iptu Rozi Dhasa Prima mengatakan, sebagian lahan yang terbakar telah berhasil dipadamkan. Namun, masih terdapat asap di sejumlah titik sehingga pemadaman dan pendinginan akan dilanjutkan.

Petugas juga membuat sekat basah dengan menyemprotkan air pada area yang belum terbakar sebagai langkah antisipasi agar api tidak meluas.

Selain melakukan pemadaman, personel Polsek Reteh melaksanakan penyelidikan awal untuk mengetahui penyebab terjadinya karhutla.

“Personel bersama tim gabungan terus melakukan pemadaman, pendinginan dan pemantauan terhadap lokasi. Kami juga mengimbau masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar,” ujar Iptu Rozi.

Ia menegaskan, upaya penanganan karhutla akan terus dilakukan bersama unsur terkait guna mencegah meluasnya kebakaran serta memastikan kondisi lokasi benar-benar aman.

Dalam kegiatan tersebut, petugas juga mengedepankan keselamatan personel dan koordinasi lintas instansi, mengingat kondisi lahan yang cukup sulit serta cuaca cerah dan berangin.

Polsek Reteh mengajak masyarakat untuk segera melaporkan apabila menemukan titik api maupun kepulan asap di sekitar wilayahnya, sehingga dapat dilakukan penanganan sedini mungkin.

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama

Formulir Kontak